Cari tempat nongkrong yang serba pas ya di “Juragan Kerang” Tempatnya

AroerangTV – Juragan kerang merupakan tempat makan yang recoment buat para pencinta seafood, yang berada di jalan Pajajaran indah. Jam buka Juragan kerang mulai buka pukul 16:00 – 00:00 wib.

Selain tempatnya yang strategis, juragan kerang melayani customer dengan sangat baik dan cepat selain itu juga terdapat beberapa fasilitas seperti WC dan mushola sebagai penopang tambahan demi kenyamanan pengunjungnya. Senin (17/8/20)

Juragan kerang berdiri pada tanggal 16 Agustus 2016. Sedikit mengupas arti dari kata “juragan” yang berarti sama dengan bos, sedangkan kerang yaitu nama hewan laut, jadi kata “juragan kerang” artinya bos dari beberapa kerang kerang lainnya”. Ungkap Riski salah satu waiters juragan kerang.

Juragan kerang dalam setiap harinya menghabiskan 50 kg kerang segar dari semua varian baik kerang hijau, kerang tahu, kerang dara, kerang bambu maupun, kerang simping bahkan sebelum covid mencapai 100 kg perharinya. Selain kerang terdapat juga seafood lainnya seperti kepiting, lobster, gurita, udang dan cumi.

Menu juragan kerang 1
Menu juragan kerang 2

Juragan kerang juga terdapat beberapa jenis bumbu seperti Jontor, rahasia, bucin, saus tiram bumbu bali, lada hitam, dan saus padang. Dari beberapa jenis bumbu, “bumbu yang best sellernya biasanya Jontor, rahasia dan saus padang itu jadi andalan kita” ungakapnya lagi.

Juragan kerang menyediakan paket juga, terdapat jenis 5 paket yaitu paket gila, paket keki, paket jeggeerr, paket kecud dan paket mix. Dari beberapa paket yang paling banyak peminatnya yaitu paket jeggeerr karna paket yang paling komplit dari beberapa paket lainnnya.

Paketan juragan kerang

Paketan juragan kerang
Juragan kerang dibogor sudah memiliki 4 cabang yang pertama di peranginang, kodim, Pajajaran indah dan di Jalan Pahlawan Bondongan.

“di sini (jalan pajajaran indah) terdapat 5 pegawai sudah termasuk chef dan waiter, dengan sistem kerja shift dengan jumlah 5 pegawai yang sebelum covid 50 note sampe labas” Tambahnya waiters Juragan Kerang.

Harapan dari pengelola semoga juragan kerang bisa bertambah cabangnya dan makin sukses.

(cr/sw/ATV)

Tips membuat Hand sanitizer dari bahan alami versi mahasiswa Universitas DJUANDA Bogor

Bahan yang harus disiapkan untuk membuat hand sanitizer

Bahan :

1.Daun sirih 50 gram

  1. Jeruk nipis 80 ml
  2. Air 200 ml
  3. Air panas 200 ml

Alat :

  1. Kompor
  2. Botol spray
  3. 2 buah panci (kecil + besar)
  4. Saringan
  5. Pisau

Cara membuat :

  • Siapkan daun sirih yang sudah di cuci bersih, lalu potong potong hingga menjadi kecil.
  • Masukan daun sirih yang sudah di potong kedalam panci kecil dengan 200 ml air panas.
  • Setelah itu ambil panci yang lebih besar, kemudian masukan 200 ml air dingin.
  • Masukan panci yang berisi rendaman ke dalam panci yang lebih besar tadi.
  • Rebus daun sirih dengan cara ditim, gunakan api kecil sampai air menjadi 90°C.
  • Setelah selesai matikan api kompor lalu diamkan dan tunggu hingga 30 menit, setelah itu saring.
  • Peras jeruk nipis, lalu saring.
  • campurkan kedua bahan tersebut, air daun sirih sebanyak 30 ml dan air jeruk nipis 8 sebanyak 8 ml. Kemudian tambahkan air secukupnya lalu aduk secara bersamaan.
  • Masukan ke botol spray, dan hand sanitizer siap di gunakan.

(cr/sw/ATV)

Mahasiswa Universitas Djuanda Bogor melakukan Penyuluhan Mengenai Pembuatan Hand Sanitizer

Sekelompok mahasiswa Universitas DJUANDA Bogor melakukan penyuluhan pembuatan hand sanitizer dari bahan alami, di kp Kramat RT 06 RW 01 kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara (13/8).

“sekarangkan sudah mulai NEW NORMAL, nah masyarakat diwajibkan untuk menggunakan masker dan membawa hand sanitizer setiap keluar rumah, nah karena harga hand sanitizer lumayan jadi kita punya gagasan untuk melakukan penyuluah hand sanitaizer dengan bahan alami” ucap Neneng jumaida febriani (salah satu kelompok mahasiswa tersebut).

Mereka memperkenalkan bahan dasar, serta cara pembuatan hand sanitizer dari bahan alami secara bertahap. “Bahan dasar yang kami gunakan yaitu daun sirih, jeruk nipis dan air” penjelasan Deti lestari (salah satu dari kelompok mahasiswa tersebut). “sedangkan alat yang kami gunakan pun cukup sederhana yaitu kompor, 2 buah panci dengan ukuran berbeda, pisau, saringan dan botol spray” tambahnya lagi.

Untuk membuat hand sanitizer dari bahan alami waktu yang di perlukan kurang lebih sekitar 2 jam.

Proses penyuluhan mengenai pembuatan hand sanitizer kepada masyarakat kp Kramat RT 06 RW 01 kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara

Masyarakat setempat sangat antusias saat memperhatikan penyuluhan pembuatan hand sanitizer, karena bahan yang di gunakan tidak menguras dompet, ramah lingkungan dan mudah di cari di sekitar rumah warga.

Jika menilik manfaat dari daun sirih dan jeruk nipis banyak manfaatnya dan merupakan salah satu bahan antiseptik yang dapat membunuh kuman.

Harapan mereka dengan adanya penyuluhan ini, semoga masyarakat dapat menambah wawasan dan memperaktikan di rumahnya masing masing agar mempunyai hand sanitizer untuk keperluan masing masing tanpa mengeluarkan uang.

(cr/sw/ART)

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai